Four Seasons In Belgium

by fanny hartanti

Edinburgh

OMG I fell in love with this city…!!! 😍😍😍

Ok, ini cerita lengkapnya…

Kalau mau liat ringkasan informasi silakan scroll sampai akhir postingan ini.

DAY 1

Hari Minggu tanggal 1 April, kami bertiga bangun pagi-pagi dan naik mobil ke bandara Schipol di Amsterdam untuk terbang ke ibu kota Scotland. Kenapa mesti terbang dari Belanda? Ya karena dapet tiket murah hahahaha. Jadi gak papalah dibelain nyetir 2 jam ke airport sementara terbangnya cuma 1,5 jam-an. Hihihi.

Sampai di airport jam 11-an dan langsung ambil uang di ATM terus naik bus bandara AIRLINK 100 buat ke city centre di mana hotel kami berada.

Busnya bagus, bertingkat. Nyesel gak naik di atas karena Neng Al udah PW duduk di bawah. Padahal sepanjang jalan dari bandara ke tengah kota itu pemandangannya udah bagusss. Di bus juga ada TV yang nunjukin next halte, jadi jelas dan gampang banget. Plus, yang bikin saya lebih impressed, ada video sign language juga. Keren ih.

Perjalanan naik bus sekitar 25-30 menit. Kami turun di Princes Street tempat hotel kami berada. Lokasi hotelnya mantep banget. Asli di tengah-tengah, mau kemana-mana tinggal ngesot. Dan saat buka jendela, Scott Monument dan Edinburgh Castle terpampang megah di depan mata. Wuiiii…. 😍😍😍

Setelah makan siang dan istirahat sebentar, kami ikut Pottertrail alias walking tour bertema Harry Potter. Ya ini wajib ya hukumnya buat Potterhead macam saya.

Meeting pointnya jam 15.00 di Greyfriars Bobby Memorial Statue. Si Bobby ini adalah the Scottish version of Hachiko. Katanya, si Bobby ini nungguin makam pemiliknya selama 14 tahun sampai dia sendiri meninggal. Huhuhu sedih ya.. Bobby, kenapa kamu gak bisa move on??? 😢😢😢

Anyway, tepat jam 15, 2 orang witches berjubah hitam datang dan membagi grup jadi 2. And then the Pottertrail adventure begun…

Pertama kami muterin pemakaman. Yup, beneran makam alias ku.bu.ran… Tapi asli bagussss… hahaha. Kami dipinjemin tongkat sihir dan dikasih mantra yang bisa bikin lampu merah jadi ijo (it actually worked!!!). Kami belajar sedikit sejarah Scotland dan tentunya latar belakang cerita-cerita tentang JK Rowling dan Harry Potter. Dikasih tahu dan dibawa ke tempat-tempat yang (mungkin) memberi inspirasi JK dalam melahirkan Harpot. Professor Mcgonagall yang namanya terinspirasi dari the worst poet of Scotland, makam Tom Riddle yang menginspirasi Voldemort, sekolah yang menginspirasi Hogwarts, tempat buku Harpot 1 ditulis (nope, it was not The Elephant House), dll. Pokoknya seruuuuuuu banget.

Best thing about this tour: IT IS FREE!

Yes, gratis tis tis… although we are expected to give tips “serelanya” ke tour guide. Kalau saya liat banyak sih yang bablas gak ngasih tip… teganya. Padahal udah diajak jalan-jalan sejam setengah dan diceritain macem-macem. Gak modal banget sih… Hahaha.

Baru beberapa jam di Edinburg, KMB sudah bilang: This city is now in my top 5!

Yeah, mine too!!!

Kelar Pottertrail, kami balik ke hotel buat istirahat dan lanjut makan malam. Jam 18.30 kami jalan lagi ke Royal Mile buat ikut GHOST TOUR yang dimulai jam 19.00. As you might probably guess already… this was not my idea!!! Aku kan penakyuuut. Tapi si Neng pengen banget, jadi yowis lah. Lagian walking tour ini juga gratis. Hahahaa. Sama seperti Pottertrail, cuma tinggal kasih tip serelanya aja pas selesai.

Di Ghost Tour ini, kami di bawa kelililing lagi sambil diceritaiin kisah-kisah dan legenda kelam Scotland jaman dulu. Mulai dari tempat penyiksaan di tengah kota (lupa namanya), cerita tentang sihir dan orang-orang yang dibunuh karena dianggap tukang sihir, wabah penyakit (plague), kanibalisme, dsb. Seru juga sih karena banyak sejarahnya.

Selesai Ghost Tour kami langsung pulang ke hotel.

DAY 2

Hari ke dua, saya dan Jo bangun duluan dan sarapan (breakfast with a view!!!) lalu jalan pagi muterin Queen Street dan Princes Street kemudian balik ke hotel buat bangunin Al.

Sekitar jam 12 siang kami cabut, tapi karena hujan, kami memutuskan untuk pergi ke National Museum of Scotland. Tujuannya supaya anget dan gak kebasahan, plus… yak benar: Gratis!

Ternyata museum ini gede banget dan banyak sudut-sudutnya sampai kami kesasar di dalem… hahaha! Kalau ke sini, saran saya naik sampai Roof Terrace supaya bisa liat pemandangan kota dari atas.

Bosen di museum kami makan siang/sore di salah satu resto Mexican food lalu jalan menembus hujan ke Holyrood Palace, yang terletak di ujung jalan Royal Mile (Jadi Royal Mile ini adalah jalan sepanjang 1,25 mile yang menghubungkan Edinburgh Castle dan Holyrood Palace tempat resminya Ratu kalau ke Edinburgh, makanya namanya Royal Mile) Sepanjang jalan banyak “close” alias gang gang di antara pertokoan. Kami iseng masuk beberapa gang dan pemandangannya kadang unik banget atau kadang kita nemuin private garden. Malah ada satu gang yang ada patungnya… pokoknya ini yang jadi salah satu favorit saya di kota ini. Semua sudut unik, indah dan seru banget buat di eksplorasi.

Dari Holyrood Palace, kami jalan kaki ke Calton Hill, bukit di tengah kota yang ada bangunan-bangunan ala romawi termasuk National Monument yang belum jadi. Pas lagi menuju Caltob Hill, kami iseng naik satu dataran tinggi yang ternyata adalah… kuburan. Tapi asli bagus banget kuburannya dan karena letaknya di atas bukit jadi biaa liat pemandangan aekitar di bawah. Hahaha… ini kok mainnya ke kuburan mulu….

Setelah capek jalan-jalan kami pulang ke hotel untuk istirahat.

Sore menjelang malam, salju turun lumayan deras. Neng Al langsung semangat dan ngajak keluar. Langsung deh kami jalan kaki gak tentu arah, menerobos gang-gang kecil lalu belok dan tiba-tiba jreng jreng…. kami sampai di halaman the mighty Edinburgh Castle. Efek salju plus momen yang tepat (menjelang matahari terbenam) gitu bikin suasana kastil makin magical. Happy banget, jalan dadakan tanpa rencana gini justru perfect rasanya. Setelah jalan-jalan kita balik lagi ke hotel karena neng basah kuyup hahaha.

Sekitar jam 7 malam, Neng dan KMB istirahat di hotel sementara saya jalan kaki buat makan malam sama Anggi di Dishoom . Seru banget akhirnya ketemuan Anggi dan ngobrol2 sampai ketawa cekakan. Hahaha. All in all walaupun cuaca kurang mendukung, we still had a great time here.

DAY 3

Hari ini kami bangun pagi, sarapan lalu langsung pergi ikut Loch Ness, Highlands and Glencoe tour.

Scotland itu terkenal dengan keindahan alam serta pegunungannya dan di tur ini kami ingin membuktikan kebenerannya.

Ternyata… bener banget saudara-saudara! Bahkan lebih bagus dari bayangan saya. Asli gak nyesel ikut tur ini. Padahal tadinya nyaris saya batalin karena pengen ngirit (duh!😑), tapi untung neng kekeuh pengen karena pengen liat Loch Ness yang terkenal dengan legenda monster Nessie-nya.

Cuaca jelek di mana seharian ujan dan kadang-kadang malah bersalju justru bikin pegunungan terlihat lebih indah plus authentic, jadi berasa beneran kayak di Scotland, bukan di Puncak, Bogor… hahahaha

Pulang tur jam 8 malem kita udah kecapekan semua tapi puas. Saya cuma sempet mampir Mc Donalds untuk beli take away buat Neng dan mampir supermarket beli mie instant buat diseduh di hotel (kalau abis ‘naik’ gunung gak afdol kalau belum ketemu indomie, yes?) 😂😂😂

DAY 4

Hari ini setelah sarapan dan checked out dari hotel, kami jalan-jalan sepanjang Royal Mile lagi, lalu main ke Scottish National Gallery buat liat lukisan-lukisan karya Rubens, Degas, Van Gogh dll. Ada satu lukisan favorit saya di sini, Aleppo karya Jenny Saville. Haduh merinding deh liatnya.

Setelah puas liat-liat termasuk belanja sama Neng al, kami balik ke hotel buat duduk-duduk minum coklat panas sambil menyaksikan salju yang turun lebat di balik resto hotel. Seperti yang udah saya bilang di atas lokasi hotel ini oke banget plus breakfast room/restauran/bar-nya ada jendela panjangggg di mana kemegahan kastil, Scotts Monument, dll terpampang nyata di sana. Cosy banget rasanya!!! Sekitar jam 17.00 kami balik naik Airlink 100 menuju airport.

Sekian perjalanan tur saya ke Scotland. Have I told you that I fell in love with this place? I have? Well, let me say it again, Scotland I love you 😘😘😘

Kalau ada yang mau ke Scotland dan tertarik dengan apa yang udah saya sebutin di atas, here are some facts:

Hotel: Mercure Edinburgh City Princes Street Hotel. The hotel ia a bit outdated but it’s clean, has a good service and basic standard Mercure lah. Yang paling penting: location, location, location!!!

Airport to City Centre bisa ditempuh dengan bis biasa, bis bandara, tram, taksi atau uber. Saya pilih bis bandara: Airlink100 . Harga tiket on way for adult £4.5/child £2. Return £7.5/£3

Free Tour: Ada banyak free tour di Edinburg, check Trip Advisor. Untuk Pottertrail, check http://www.pottertrail.com

Walaupun gratis, saran saya sih tetep kasih tips ya…

Loch Ness, Highlands and Glencoe tour, harga tiketnya bervariasi (£43 – £59 per person) tergantung peak season kayaknya. Saya booking di sini, setelah liat reviewnya yang sangat bagus di trip advisor http://www.rabbies.com

Tiket masuk beberapa atraksi lumayan mahal, tapi beberapa museum menawarkan gratis admission. Coba google: free things to do in Edinburgh buat inspirasi.

I will definitely come back here and when i do, these are the places I will visit that I didnt got a chance to last time: Dean Village, Royal Yacht Brittania, Arthur’s Seat.

Advertisements

3 comments on “Edinburgh

  1. Maya
    April 7, 2018

    Cuacanya gloomy gloomy romantis gitu ya mba. Hahaha langsung aku save postingannya, barangkali suatu hari nyampe kesana buat ikut Pottertrails *mupeng* 😄

    Liked by 2 people

    • fanhar
      April 7, 2018

      Iya.. cuacanya emang tipikal banget, hujan, mendung, gelap… hahaha. Amiiin… moga2 beneran bisa ke sana ya May…

      Liked by 1 person

  2. Pingback: Egypt (1): Marsa Alam | Four Seasons In Belgium

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 6, 2018 by in jalan-jalan.

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

%d bloggers like this: