Four Seasons In Belgium

by fanny hartanti

Penang

Penang atau biasa disebut Pineng menjadi pilihan saya untuk jalan-jalan singkat di awal tahun 2018 ini.

Tanggal 30 Jan lalu, saya, mama dan tante terbang pagi-pagi sekali naik Air Asia.
Akhirnya bisa dapet juga kesempatan buat liat Terminal 3 yang ‘baru’. Bagus ya..Kayak terminal-terminal di luar negeri… Hihihi.. moga-moga terawat dengan baik ya, biar awet bagusnya.

Dari Penang Int’l Airport kami naik taksi ke hotel dan… terjebak macet parah! Ternyata selama 3 hari kita di sana itu bertepatan Thaipusam (Hari Raya Hindu)
dan libur nasional, jadi banyak jalanan ditutup. Haduh.. langsung stres. Bad timing banget ini…

Perjalanan airport – hotel yang seharusnya hanya memakan waktu 20-30 menit molor jadi sekitar satu jam.

Sampai di hotel di daerah Georgetown, kami gak bisa langsung check in, jadi kami jalan-jalan dulu sekalian makan siang. Menu pertama kami di sini adalah Nasi Kandar yang
ngetop itu yang rasanya mirip-mirip nasi padang tapi menurut saya sih enakan nasi padang ke mana-mana… hahaha

Setelah perut kenyang kami melanjutkan perjalanan ke Cheong Fatt Tze alias The Blue Mansion. Setelah nunggu sebentar, kami ikut tur ke bangunan megah yang dibangun konglomerat
jaman dulu kala. Sumpah cantik banget arsitekturnya, plus pemandu turnya lumayan seru… Ternyata pemiliknya punya mansion yang serupa di Medan, tapi sepertinya yang di sana kurang terawat yah…

Balik dari Cheong Fatt Tze kami ke hotel naik taksi, istirahat sebentar dan malamnya makan malam di Nando’s (resto fave mama pas di KL dulu) Gurney Plaza.

Hari kedua di Penang, rencananya kami bakal ke Penang Hill. Tadinya saya mau skip aja nih ke sini karena katanya ngantrinya suka parah, apalagi kepikiran terjebak macet kemarin.
Belum lagi Ai, teman saya yang pernah tinggal di sana wanti-wanti kalau ke Penang Hill mesti pagi-pagi biar gak nunggu kelamaan plus di sana ada kuil Hindu juga, jadinya takut tambah ramai pas Thaipusam. Tapi akhirnya kita putusin buat tetap maju tak gentar
ke sini dan ternyata… lancar gak ada macet plus gak antri sama sekali. Hahaha!!!

Seneng banget gak jadi skip bukit ini karena ternyata cantiiiik banget. Di atas kami naik buggy muter-muter dan turunnya saya kebagian duduk di paling depan di funicular jadi kebagian pemanadangan yang assoyyyyy banget. Puas deh pokoknya… apalagi sempet ketemu banyak monyet hahahaha

Balik dari Bukit Bendera, kami mampir di Kek Lok Si, kuil Budha yang katanya merupakan yang terbesar di Malaysia. Emang sih gede banget dan cantik.

Kita juga bisa naik ke atas dengan cable car untuk liat patung Kuan Yin yang gedeeee banget. Pemandangannya luar biasa cantik dan ada taman serta kolam yang tenang banget a la ala Jepang gitu…

Pulang dari sini kami balik lagi ke Georgetown… tujuannya adalah makan siang di Restaurant Kapitan yang kayaknya direkomendasiin hampir semua turis yang pernah ke Penang hahahaha. Rada-rada ngeri mau ke sini karena letaknya di Little India yang lagi jadi pusatnya Thaipusam, tapi untungnya saya tetep kekeuh dan Alhamdulillah akhirnya tercapai cita-cita makan Cheese Naan Set beserta chicken tandoori. Huaaaa aku heppiiii…

Setelah lunch, kami memutuskan kalau mama dan tante balik ke hotel dulu buat istirahat sementara saya muterin Georgetown berjalan kaki trus sorenya kita bakal ketemuan lagi di Pinang Peranakan Mansion. Jadilah kami berpisah sementara. Saya menyusuri China Town, Little India dan Padang kota lama. Menikmati sudut-sudut kota dan street arts yang unik, nongkrong di pinggir pantai dan juga mengaggumi arsitektur cantik bergaya British dan paduan budaya Cina, India dan Malay yang membuat kota ini begitu spesial.

Jam 4 sore sesuai janji kami ketemu lagi di Pinang Peranakan Mansion yang tampak kecil dari luar tapi ternyata lumayan gede di dalamnya (gak abis abis rasanya😂). Kebetulan, di jam ini mereka juga menyediakan guided tour yang sangat informatif. Saya kagum dengan koleksi-koleksi maupun cerita tentang keluarga tajir jaman dulu. Keren banget ih. Walaupun jujur rada-rada gak yakin semua koleksi yang terpampang di situ betulan original. Jangan-jangan sebagian beli di Mangga Dua, hahaha. But still, this place is worth the visit.

Hari ketiga di Penang, kita habisi dengan muter-muter naik CAT bus gratis lalu mengejar street arts lagi dan siangnya makan Cheese Naan Set lagi di Restaurant Kapitan, hahaha! Sorenya kami pulang deh ke Jakarta….

Gak nyesel deh pokoknya pergi ke Penang, yang kaya akan tradisi dan pantas banget kalau disebut sebagai “Pearl of the Orient”. Gak salah kalau Unesco pernah menobatkan Georgetown sebagai world cultural heritage site. Lucunya, sepertinya tempat ini kurang populer di Indonesia karena dari beberapa orang yang berkomentar tentang kunjungan saya ke sana rata-rata pertanyaannya sama… “Ngapain ke Penang, berobat?”. Loh padahal sepertinya kota ini cukup heits dikalangan pelancong dalam dan luar negeri walaupun mungkin gak se-famous Singapore, Hongkong atau Bangkok kali yaaa…

Anyway, buat saya sih Penang ini seru banget sebagai alternatif buat city trip dari Indonesia. Gak terlalu jauh, murah meriah, banyak makanan enak dan terjangkau dan kaya akan perpaduan tradisi, religi dan modernisasi.

Jadi nyesel gak ajak Mas Bul dan Neng ke sini…

Maybe next time? 😎

Advertisements

5 comments on “Penang

  1. nyonyasepatu
    February 10, 2018

    Di Medan emang ada mansion kayak gt Fan. Msh keluarga mereka. Sayangnya yg di Medan, yah gitu deh. Kalah jauh

    Like

    • fanhar
      February 10, 2018

      iya.. itu istri pertamanya kan orang indo makanya bisa tajir .. di penang ada foto mansion yg di medan tapi keliatan kumuh.

      Like

  2. nafsularfinda
    February 13, 2018

    Gak pernah bisa kesana, dalam mimpi aja

    Like

    • fanhar
      February 13, 2018

      semua awalnya dr mimpi kok. semoga suatu hari nanti mimpinya bisa tercapai 😉

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 10, 2018 by in jalan-jalan.

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

%d bloggers like this: