Four Seasons In Belgium

by fanny hartanti

Rotterdam (with extra bla bla)

Excuse my laziness in updating this blog.

Sebenernya udah sempet bikin postingan baru tapi trus mandeg gak diterusin. Entah kenapa akhir-akhir ini seperti gak ada ide untuk nulis blog. Partly karena sibuk (yep, it’s true) dan sebagian lagi karena.. I think i’ve changed. I’m not as opinionated as I used to be. Or maybe I still am, I just dont always want to share my opinions to anyone else nowπŸ™‚

Anyway, akhir-akhir ini saya baru ngeh kalau saya cuma posting setiap abis jalan-jalan doang. Yawdah gak papa lah ya.. Lumayan buat mendokumentasikan sebagian cerita hidup, lagian cerita traveling adalah cerita yang paling sering saya baca ulang sendiri. Soalnya membawa banyak kenangan indah, hahaha.

Oke, back to the topic: Rotterdam.

Kota ini jaraknya sekitar 1,5 jam dari rumah saya, atau 1 jam dari pusat kota Antwerp dengan catatan kalau gak pake macet. Kolega saya di kantor ada beberapa yang tinggal di Belanda, salah satunya di kota Rotterdam. Jadi ya, mereka setiap hari “ke luar negeri” buat kerja. Kesannya keren ya, padahal macam Jakarta – Bogor doang!πŸ™‚

Walaupun deket, saya belum pernah jalan-jalan ke pusat kota Rotterdam. Kalau ke sananya sih sering, tapi untuk urusan kerja, jadi cuma menclok ke tempat meeting trus dadah baybay. Gak ada yang dilihat. Nah kali ini kebetulan saya dapat undangan pesta di Rotterdam dari salah seorang klien.

Awalnya saya nyaris gak mau dateng karena pestanya hari Sabtu malam dari jam 19.30 sampai 01.00. Maleskan kalau nyetir 3 jam bolbal cuma buat pesta beberapa jam. Eh ternyata pihak penyelenggara nawarin hotel gratis buat saya. Jadi ya lumayan, itung-itung weekend-an di luar negeri! Hahaha!

Jadilah Sabtu pagi itu saya dan Kang Mas Bul berangkat berduaan ke Rotterdam. Jam 11 pagi kami tiba di city centre dan langsung parkir di Markthal yang mengingatkan saya akan Covent Garden di London. Ini bangunan super gede isinya tempat makan. Kamipun langsung sarapan sekalian makan siang di sana…

Sambil menikmati brunch, ada percakapan gak nyambung antara dua suami istri tulalit. Ehm yg tulalit cuma suaminya doang deng. Entah mungkin dia lelah πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Istri: eh ini tempatnya bagus juga ya. Reminds me of covent garden

Suami: Hmm.. It’s more like London to me

I: Well, yeah. Covent Garden, London.

S: No, it’s more like London

I: (mulai bingung) well, that’s what I said? Covent Garden

S: NO! It’s London.

I: I KNOW! THAT’S WHAT I AM SAYING! (Mulai pasang urat)

S: but for me, this reminds me more of LONDON!

…. Capek dehhhh!!!

Akhirnya setelah beberapa lama..

S: oooohhhh i thought you said copenhagen!!!!!

Arghhhh. 

Untungnya kita gak jadi perang dunia gara-gara masalah Copenhagen dan Covent Garden. Jadi setelah makan siang kami jalan-jalan menyusuri kota. Kemudian malamnya berpesta!

Verdict: kalau suka dengan kecantikan kota tua, sebaiknya jangan ke Rottedam karena kota ini penuh dengan bangunan modern. I think it’s a nice city to live in. I love its architecture with the asymmetrical  buildings.

Enjoy the pics!

   
    
    
  

probably the cutes mc d building i’ve ever seen

  

cube houses, these are actual houses!

    

markthal yang mengingatkan sama copenhagen eh covent garden

    

salah satu sudut markthal

 

  

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 6, 2015 by in jalan-jalan.

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

%d bloggers like this: