Four Seasons In Belgium

by fanny hartanti

a date in budapest (2)

sambungan dari: a date in budapest (1)

Dari sejak berangkat, saya dan KMB udah bercanda-canda betapa praktisnya liburan bedua tanpa bawa si kunyil. Nggak pusing mesti buru-buru check-in hotel, gak ada yang dikit-dikit ngeluh capek, bosen, laper, atau kebelet pipis. Dan yang paling cetar tentunya kesempatan buat pergi kemana aja, sampai jam berapa aja termasuk ke bar atau dugem sekalian🙂

…Walaupun curiganya sih kita tetep bakal bobo pules jam 10 malem.. kid or no kid.. Hihihi.

Bener aja, sepulang dari makan malam yang porsinya gak kira-kira (pizzanya Jo sampai beleber gedenya ngelebihin piring – tapi abis loh, hebat memang suamikuh ahaha!), kami balik ke hotel lagi karena KMB butuh rebahan buat ngelurusin perut. Saya rada kuatir juga abis dia sampe pucet kekenyangan begitu ahaha. Gak lama orangnya malah ngorok. Ih sebel ! Bener deh dugaan sebelumnya, ternyata selama ini kita gak pernah dugem kalau liburan bukan karena si Neng tapi karena kita emang udah jompo. Gak kuat begadangan. Mhuahaha ! Malah tanpa si Neng lebih parah lagi, masa jam 8 udah bobo manis di hotel.

Untungnya sekitar jam 10 si mas bul bangun lagi trus jam 10.30 kita pergi ke “ruin pubs” yang lagi nge hits di Budapest. Ruin pubs itu adalah bar-bar yang biasanya berada di bangunan yang tua/terbengkalai dengan dekorasi yang unik terkadang terkesan ecletic bahkan aneh. Wih saya berasa gaul banget deh bisa merasakan dunia malam di Budapest… (padahal kenyataannya cuma minum ice tea satu gelas trus pulang – itupun sambil nguap berulang kali sampe matanya berair ahahaha !!) Mas Bul pun bete “Jadi kita jalan jauh-jauh cuma biar kamu bisa minum es teh manis ?” tanyanya. Hehehe.. ya maap mas bul, kan biar dibilang gaoolll udah ngerasain minum-minum di ruin bars di Budapest ahahhaa!

Jam setengah satu pagi kami udah nyampe hotel lagi (yang penting udah syah yah udah pulang pagi!), dan langsung bobo pules. Pagi-pagi bangun, sarapan trus jam 9 pagi udah check out dan jalan kaki ke Buda Castle. Ini juga rekor banget deh, biasanya kami baru cabut dari hotel di atas jam 11 !

Kota Budapest terdiri dari 2 wilayah. Buda dan Pest yang dipisahkan oleh sungai Danube yang merupakan sungai kedua terpanjang di Eropa dan melintasi 10 negara. Buda merupakan daerah yang berbukit-bukit sementara Pest berupa dataran dan lebih ramai. Hotel kami terletak di pinggir sungai di Pest area, jadi kami harus jalan kaki menyebrangi jembatan untuk menuju Buda castle yang sesuai dengan namanya terletak di bagian Buda.

Sampai di kaki bukit, kami naik funicular ke atas dan menikmati pemandangan dari pekarangan kastil. Sayangnya kastilnya sendiri belum buka (?), jadi kami gak bisa masuk.

Sekitar jam 11 siang, kami naik bis hop on off lagi dan keliling daerah Buda, lalu nyebrang ke bagian Pest dan ganti bis buat menuju tempat pemandian hot spring terkenal di Budapest. Hungary memang terkenal dengan budaya thermal baths-nya, makanya kami nyempetin banget ke sini, walaupun sayangnya gak bisa ikutan berendem-rendem cantik karena gak ada waktu. Tempat pemandian ini bagussssss dan gedeeeee banget. Berada di gedung cantik warna kuning. Lagi-lagi saya mesti mengakui kalau arsitektur Budapest bener-bener juara.

Selesai ngintipin orang mandi, saya dan KMB jalan ke museum yang juga berada di dalam kastil. Maap, saya gak tau itu museum apaan karena saya cuma tertarik sama bangunannya yang mirip kayak istana ala Princess Disney.

Setelah puas jalan-jalan di daerah situ, kami naik metro kembali menuju centre untuk makan siang, ngobrol-ngobrol di taman sampai waktunya untuk saying good bye dan balik ke airport buat ngejar pesawat ke Belgia. Gak lupa kami mampir KFC karena mas bul yang baik hati memaksa saya buat beli bungkus padahal saya tadinya udah males karena kenyang; “Udah 2 hari kamu ribut mau KFC, ayo beli timbang nyesel!” katanya. Ahaha, mas bul baik deh! Dari kemarin memang dia yang nawarin mau ke KFC setiap jam makan. Padahal dia sendiri gak doyan ayam suntik begitu. Ahhahaha!


All in all, i’m in love with this city.

Highly highly recommended to visit. Bahkan Budapest masuk daftar 4 kota favorit saya. The other 3 are: Rome, Barcelona, Paris.

Some tips if you decide to go to Budapest (and you should!)

1. ibu kota negara Hungaria ini bisa ditempuh dengan naik kereta, bus, mobil atau pesawat dari negara Eropa lainnya. Kalau mau naik pesawat (dari Eropa) coba cek budget airlines macam Ryan Air atau Wizz Air.

2. sama seperti negara East Europe lainnya, harga-harga cenderung lebih murah dibanding West Europe

3. dari Ferenc Liszt International Airport, Budapest bisa ditempuh dengan taxi, shuttle bus atau kendaraan umum yang lebih murah. Kami pilih yang terakhir: naik bis selama setengah jam ke metro stasion terdekat (yang berada di atas mall dan ada KFC-nya!), lalu nyambung metro selama 20 menit. Murah dan seru.

4. beli paket 10 tiket metro/bus lebih murah dibanding beli satuan (3000 Forint atau sekitar 160 ribu rupiah. Bisa juga beli pass harian/3 harian atau 1 minggu, atau Budapest Card yang menawarkan public transport gratis dan diskon-diskon tempat wisata, tergantung berapa lama liburan kamu.

5. validasi tiket kamu di bus atau di stasion, dan simpan tiket sampai kamu kamu keluar dari stasion. JANGAN DIBUANG sebelum kamu keluar karena banyak sekali kontrol tiket biasanya di setiap pintu keluar stasiun.

6. bawa baju renang dan visit the thermal bath kalau sempet!

7. dont forget your camera as there are so manyyyy beautiful places to be captured

IMG_2543.JPG
Funicular di kaki bukit menuju Buda Castle

IMG_2760.JPG
Tram kuning khas Budapest berlatar belakang Buda Castle

IMG_2755.JPG
Thermal Bath

IMG_2759.JPG
This city is full with beautiful buildings

IMG_2757.JPG
Kastil yang mengingatkan saya akan istana princess di film-film ala Disney

IMG_2715.JPG
Jembatan yang menghubungkan Buda dengan Pest

IMG_2750.JPG
Makanan ala kaki 5

IMG_2744.JPG

IMG_2729.JPG
Panoramic view dari pekarangan Buda Castle

IMG_2712.JPG
Banyak artworks di penjuru kota

IMG_2713.JPG

IMG_2686.JPG
Buda Castle di malam hari

IMG_2736.JPG

IMG_2688.JPG
Jalan menuju ruin pubs

IMG_2706.JPG
Another artwork

IMG_2710.JPG

IMG_2753.JPG

IMG_2720.JPG

IMG_2731-0.JPG
PIntu masuk termal bath

Semoga kapan-kapan bisa balik ke sana lagi. Aminnnn!!!

7 comments on “a date in budapest (2)

  1. Pingback: a date in budapest (1) | Four Seasons In Belgium

  2. nyonyasepatu
    March 21, 2015

    Aminnnnn……..dan semoga bisa kesana jugaaaaa hehe

  3. -n-
    March 22, 2015

    Foto termal bath nya kece sekali…..

    • fanhar
      March 22, 2015

      Hihi padahal ini motonya dr balik jendela

      • -n-
        March 22, 2015

        nuansa springnya ituloh, kerasa banget, hihihi. cantik.

        • fanhar
          March 23, 2015

          Iyaaa.. Kebetulan banget cuaca pas cerah dan lumayan anget

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 20, 2015 by in jalan-jalan, love is in the air.

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

%d bloggers like this: