Four Seasons In Belgium

by fanny hartanti

Long Weekend with Kang Mas Bul

Berhubung tanggal 10-20 Agustus Neng Al ikutan summer camp tahunan yang diadain sama Karang Taruna, saya dan mas bul jadi berduaan deh selama 10 hari di rumah. Kebetulan Jumat 15 Agustus itu hari libur di sini, jadi dari jauh-jauh hari kami sudah merencanakan long weekend singkat.

Kami sepakat untuk masing-masing memilih satu hotel yang gak terlalu jauh dari rumah. Yang penting hotelnya harus unik dan beda.
Untuk malam pertama, mas bul memilih hotel di Maas Mechelen.
Ini adalah penginapan yang didirikan dari windmil (windmolen = kincir angin) yang sudah direnovasi. Hotelnya sih kecil (cuma 28 kamar) yang nyambung sama restoran. Walaupun kamar kita gak bener-bener di dalam kincir anginnya sendiri, tapi saya tetep suka dengan konsep dan interiornya. Kami memilih shortbreak arrangement; menginap satu malam plus 4 courses dinner dan breakfast. Tadinya rencananya mau sewa sepeda juga buat muter-muter sekitar hotel, tapi karena cuaca jelek akhirnya gak jadi. Yang ada malah ke Maas Mechelen Village, tempat belanja semacam designer outlet begitu. Padahal gak ada niat belanja sama sekali tapi ya gitu deh, kalau gak diniatin malah nemu yang lucu-lucu.. hehehe. Akhirnya terjadilah beberapa kerusakan di dompet.
Dan besokannya, macam gak belajar dari pengalaman, kami kok ya balik lagi ke sana. Buat yang ke Belgia dan pengen belanja, coba deh ke Maas Mechelen ini. Lumayan, ada butik macam Michael Kors, Furla, Karen Milen, Hugo Boss, Nike, Asics, Kipling, Geox, Versace, Fossil, Le Creuset, dsb dengan harga diskon.

Malamnya, kami dinner di restoran hotel. Ya ampun kenyangnya. Ya gimana juga gak kenyang orang makan 5 porsi! Belum ngemilin roti gandum anget pake butter dan sea salt (my fave)! Boro-boro diet! hahah. Walaupun makannya sendiri lumayan sehat kok menunya. Kebanyakan ikan dan seafood (lupakan main course lamb and dessert creme brulee yaa heheh)

20140817-191820.jpg

20140817-191904.jpg

20140817-191924.jpg

20140817-191957.jpg

20140817-192008.jpg

20140817-192018.jpg

20140817-192030.jpg

20140817-192041.jpg

20140817-192050.jpg

IMG_6318.JPG

Selesai makan, kami langsung masuk kamar dan bobo. Paginya setelah sarapan kita cabut ke Maas Mechelen lagi trus lanjut ke Genval.
Sayangnya pas check out kita sempet kesel banget sama hotel kincir angin ini karena masalah pembayaran. Tapi karena manajer hotel gak ditempat akhirnya kita cabut dengan hati mangkel dan si resepsionis janji untuk minta manajernya telpon saya begitu dateng. Ditungguin gak telpon-telpon akhirnya sorenya saya yang telpon. Finally si manajer setuju buat kirim voucher untuk nginep semalem lagi kapanpun saya mau. Ya lumayan sih ya, tapi hati udah keburu sebel.
Namun saya percaya di setiap kejadian/masalah pasti ada sesuatu yang bisa saya pelajari. Yang pertama: kalau BT saya belanja. Yang kedua: kalau marah ternyata kemampuan bahasa belanda saya meningkat pesat! hahahaha.
Ternyata bisa juga saya merepet ngamuk dalam bahasa belanda baik face to face atau lewat telpon! yay!!!
Mas Bul langsung nyelametin saya: Congratulations, now you can also b.tch in Dutch! hahahaha!!!!
Dan saya berterimakasih sama dia: thank you for holding my hands while i was so angry and thank you for helping me rediscovering my b.tchiness. hahaha.

Ok mari move on dari hotel kincir angin yang nyebelin.

Sekarang giliran kita nginep di hotel pilihan saya: di kastil!
Letaknya di pinggir danau Genval, di sebuah desa kecil di Vlaams Brabant, satu provinsi di Belgia yang berbahasa Prancis.
Lokasinya cantik deh, dan karena bahasa yang digunakan berbeda jadi berasa kayak pergi ke luar negeri. hahahaha. padahal masih sama-sama di Belgia, cuma sejam lebih dikit dari rumah.

Sayang cuaca kurang bagus, plus kami capek dan masih kebawa sebel sama hotel sebelumnya, akhirnya kami cuma istirahat di kamar dan jalan-jalan keliling danau. Tapi setelah telpon marah marah jadi rada enakan sih trus kita malah cekikikan aja deh berdua. hehehe.
Malamnya kita makan malam di kafe di pinggir danau. Enakk banget. Mas Bul makan steak tartare dan saya pesen linguini with scampi and salmon. simpel tapi yummy! Selesai makan kita istirahat di kamar sambil nonton Harry Potter and The Half Blood Prince. Snapeeeeeee!!!!πŸ™‚

Pagi-pagi kita sarapan trus pulang deh.
Pas check out, mbaknya nyodorin rekening tambahan dari resto hotel sebesar 42 eur yang mana kita gak pernah datengin. Eh Buset… udah nyaris ngamuk lagi untung mbaknya langsung percaya sama kita dan segera membatalkan rekening itu. Jadi kita gak harus bayar.
Booooo… masa sih 2 hari berturut-turut mesti ngamuk di 2 hotel berbeda. hehehehe.

Anyway, kita pulang dengan hati hepi walaupun liburannya singkat tapi penuh drama. hahaha.

You know what, setiap kali ada kejadian aneh, atau nyebelin atau gak enak, somehow it strengthen our relation.
At least i know, i’ve got someone who will hold my hand or catch me when i fall.
….or at least, bring out the best and the b.tchiness inside meπŸ™‚

20140817-194713.jpg

20140817-194728.jpg

20140817-194741.jpg

20140817-194750.jpg

20140817-194758.jpg

20140817-194940.jpg

IMG_6319.JPG

2 comments on “Long Weekend with Kang Mas Bul

  1. Dwi
    August 18, 2014

    Fannn, Maas Mechelen seru ya? Kl dibandingin Roermond?

    • fanhar
      August 20, 2014

      Belum pernah ke Roermond malah, tapi kayaknya seruan Roermond deh hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 17, 2014 by in bla bla bla, In Belgium, jalan-jalan.

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

%d bloggers like this: