Four Seasons In Belgium

by fanny hartanti

USA TRIP 1 : Persiapan dan New York

Yay.. akhirnya kami jadi ke Amrik juga!!!!

Sebenernya sudah lama saya dan Jo kepingin ke sana, tapi selalu tertunda karena setiap tahun jatah liburan ‘besar’ pasti digunakan untuk pergi ke Indonesia. Tapi di awal tahun ini, tiba-tiba saya punya ide untuk skip pulang kampung dan pergi ke US. Beginilah kira-kira percakapan saya dan mas bul waktu itu
Fanny: Eh, tahun ini kita ke New York yuk
Mas Bul: Berarti gak ke Indo dong?
Fanny: Ya nggak. Tahun depan aja ke Indo-nya.
Mas Bul: Oke. TAPI KAMU YANG BILANG KE KELUARGA DI SANA kalau kita nggak ke Indo tahun ini.
Mhuahahaha… dia jiper takut dimarahin mertua. Ahahahahaha.

Akhirnya setelah mindik-mindik nyuwun doa restu dan ijin mamah, kami sepakat untuk meneruskan rencana ini. Saya mulai mencari-cari informasi tentang tiket, penginapan, ijin masuk dan lain-lain. Sebagai pemegang paspor ijo, saya mesti bikin VISA sementara Jo dan Alyssa yang punya paspor Belgia cukup membuat ESTA secara online. Jujur aja saya rada deg-degan pas bikin visa karena sering dengar kalau gak gampang bikinnya, bahkan banyak yang ditolak. Apalagi udah lamaaa banget saya gak pernah bikin visa. Jadi tambah males aja bawaannya. Eh ternyata, gak susah sama sekali loh bikin VISA-nya. Mungkin juga karena prosesnya di Belgia ya. Entahlah. Malah pas di interview, saya cuma ditanya sekitar 5 pertanyaan, gak sampai 5 menit kali, tau-tau beres. Sampai bingung aku. Ahahaha. Mungkin bapak pewawancara udah males gara-gara pas nanya saya mo ngapain di sana, saya jawab mo jalan-jalan, liburan. Terus dia ngelirik form aplikasi VISA, di mana ada pertanyaan salah satu tempat yang bakal saya kunjungi dan jawaban saya adalah : Sephora Fifth Avenue. AHAHAHAHAHA !
Gak berbobot banget!!!

Setelah urusan VISA dan cuti beres semua, akhirnya saya mulai reservasi urusan transportasi dan akomodasi.

Jujur, kayaknya ini liburan paling ribet yang pernah saya urus. Adaaaa aja kayaknya hal-hal yang bikin saya mikir, ‘duh batal deh pergi ke Amrik’ termasuk minggu terakhir waktu Alyssa sakit sampai dirawat di RS semalem (false alarm ternyata). Tapi untungnya semua bisa diatasi dan sampai juga hari yang ditunggu-tunggu.

New York (Day 1-6)

Kami mendarat di JFK sore menjelang malam waktu NY di saat hujan derasssss sekali. Macet dan banjir di mana-mana. Bapak taksi-nya orang India yang galak tapi baik hati. Btw, di taksi ada tv dan gps system yang mencatat jejak perjalanan kita. Jadi kalau supir taksinya brengsek dan bawa muter-muter, bisa ketauan di layar. Anyway, di hari pertama ini kami nggak ngapa-ngapain, begitu sampai apartemen (di Brooklyn) langsung istirahat dan bobo.

Hari ke dua, kami capcuss ke Times Square terus naik bis hop on hop off keliling NY. Sempet shopping sedikit di Sephora (soalnya udah janji mo ke sana kan di folmulir Visa haha!). Cuaca sempet mendung di pagi hari, tapi sorenya cerah ceria bahkan panas. Woohoo.. padahal tadinya udah deg-degan kalau cuaca bakal jelek selama liburan, eh tapi untungnya gak begitu.

Hari ketiga sama aja, masih dalam rangka muter-muter, kami lanjut naik bus hop on-off tapi kali ini mengelilingi Brooklyn. Kami juga naik kapal menyusuri sungai Hudson, dapet pemandangan skyline NY dan Lady Liberty yang bagus banget. Trus sorenya, kam jalan kaki menyebrangi sungai yang sama lewat Brooklyn Bridge. Jadi inget Steve dan Miranda (SATC) yang baekan di atas jembatan ini.. hihihi.

Hari keempat kami ke Museum Guggenheim. Kebanyakan isinya lukisan. Saya selalu mengaku gak ngerti tentang seni, tapi ngeliat beberapa lukisan Van Gogh dan Monet yang dipajang kok merinding ya? Keren banget.
Keluar dari museum, ada dua tuan rumah cantik nyamperin kami: Ai dan Alma. Ih senengnya. Langsung deh ngobrol di emperan Guggenheim sambil nonton Alma nyanyi Let It Goooooo… ahahah. Habis itu kami jalan ke.. Sephora dong! Sepanjang perjalanan duo Al jalan gandengan. Trus tau-tau Alma minta ijin jalan berkacak pinggang, jadilah 2 anak gadis itu menyusuri jalanan NYC sambil gandengan dan tolak pinggang macam peragawati. Ahahah.
Di Sephora, entahlah siapa yang lebih heboh, anak atau emaknya. Yang jelas muka kami berempat penuh warna warni nyobain produk-produk make up di sana. Sayang gak sempet foto mecucu berdua Ai, saking hebohnya moto’in dua anak titisan make up artists ini. ahaha
Habis dari Sephora kami makan di the Halal Guys bareng ditraktir Baim (yang nyusul abis sholat Jumat). Pake dibungkusin pula!!! Seneng banget!
Setelah itu masing-masing cabut pulang. Malemnya kami bertiga pergi ke Top Of The Rock di Rockefeller Centre buat liat keindahan NY di malam hari. It was beautiful!

Hari kelima atau hari Sabtu, pagi -pagi saya ada jadwal running tour. Jadilah saya dan guide-nya berlari sepanjang 7 KM dari depan city hall, melewati China Town, menyebrang sungai lewat Manhattan Bridge, menyusuri Brooklyn, Dumbo area lalu menyebrangi Brooklyn Bridge untuk balik ke City Hall lagi.
Siangnya kami pergi ke The Met (Metropolitan Museum) yang guedeeee bener. Sebenernya saya gak suka ke museum tapi entah kenapa di Amrik ini kok sedikit-sedikit malah ke museum. Dan ternyata museumnya banyak yang gak (terlalu) ngebosenin. The Met ini menarik banget. Jo dan Alyssa pun suka. Sayangnya kami gak bisa ngunjungin semua bagian karena gak cukup waktunya. Kami cuma ke beberapa bagian, dan favorit saya adalah the custome institute. Keren deh, setiap gaun di display, dan ada alat khusus yang menjelaskan cara pembuatan gaun-gaun karya Charles James tersebut. Jadi alat-nya akan men-zoom bagian tertentu, lalu di layar akan terlihat jenis material yang digunakan, struktur dan pola design, dsb.
Habis dari The Met kami jalan-jalan di Central Park dan saya berkesempatan menunaikan satu daftar dari bucket list saya: run like Phoebe Buffay. Hahaha.
Rada malu diliatin orang-orang tapi untung saya cuek. Hihihihi

Hari keenam sesuai permintaan Alyssa, kami pergi ke Liberty Island karena Neng pengen liat patung Lady Liberty dari dekat.
Setelahnya kami mampir ke Ellis Island dan mengunjungi museum-nya. Lalu kami pergi ke Discovery Times Square liat The Art Of The Brick (Lego Exhibition) dan sorenya pulang ke rumah. Pas banget di pintu keluar pameran, ada kios DC Cupcakes. Langsung deh beli buat yang bakal ulang tahun. Untung anaknya gak liat hehehe
Sekitar jam 18.01 waktu Amerika atau jam 00.01 waktu Belgia dan officially tanggal 21 July di Belgia DAN Indonesia, kami merayakan ulang tahun anak kunyil kesayangan. Si neng kaget pas tau-tau denger lagu ultah dari iphone saya dan pas keluar kamar sudah tersedia beberapa kartu ucapan dan cupcake dengan lilin menyala. Habis tiup lilin dan menghitung duit hasil kado ultah dari mama-papa, oma, nenek buyut, keluarga di Indo plus tabungannya, kita langsung cabut ke Apple Store di 5th avenue buat beli kado si neng.
FYI apple store 5th avenue ini buka 24 jam setiap hari sepanjang tahun. Jadi kalau kamu tinggal di Nuyok trus kebangun dari mimpi jam 3 pagi dan mendadak ngidam Mac book, bisa langsung lari dan beli di sini. Gak perlu nunggu pagi/siang hari. Hihihi.

Hari Ketujuh, masih tanggal 21 Juli di Amrik jadi masih hari ultah alyssa.
Tapi kami gak ada acara khusus karena sorenya berangkat ke Washington DC. Jadi siangnya kami meninggalkan apartemen dan pergi ke Penn Station buat naik Amtrak (kereta api) menuju ibu kota negara Amerika ini. Perjalanan sekitar 3 jam lebih. Keretanya bagus, padahal tiketnya murah. Haha, soalnya saya ngebandingin sama harga tiket kereta di Swiss trus saya pikir Amtrak keretanya bakal tua dan busuk. Ternyata gak, makanya seneng.. hihi.

Jadi ya berakhirlah perjalanan kami di NY.
Terus gimana kesan-kesannya?

1. It’s exactly like in the movie
Cara ngomong orang-orangnya terutama negronya. Jalanannya. Museumnya. Semuanya.

2. reminds me a lot of Jakarta
ada tempat yang keren tapi banyak juga yang kumuh, bising dan sumpek
plus ruameeeee banget

3. banyak orang gila yang suka ngomong sendiri atau teriak-teriak apalagi di subway hihi

4. Mungkin kalau saya ke sini tahun 80-90 an, saya bakalan impressed dengan NY. Atau kalau dari Jakarta langsung ke NY… tapi karena udah lama tinggal di Yurep jadi ngerasa NY biasa aja. Terlalu bising dan sumpek malah.

5. I dont love this city, but i’m not sorry i went there. Selalu senang melihat sesuatu yang baru dan beda dengan di ‘rumah’.

Will i be back?
Dont think so.. maunya liat kota lain di US hihi.
Eh tapi ya gak nolak juga kalau ada yang mau bayarin!!!

20140731-222522-80722469.jpg

20140731-222521-80721447.jpg

20140731-222522-80722683.jpg

20140731-222522-80722126.jpg

20140731-222520-80720886.jpg

20140731-222832-80912706.jpg

20140731-222831-80911302.jpg

20140731-222830-80910518.jpg

20140731-222832-80912342.jpg

20140731-222833-80913596.jpg

20140731-222832-80912907.jpg

20140731-222830-80910921.jpg

20140731-223141-81101871.jpg

20140731-223142-81102829.jpg

20140731-223141-81101129.jpg

20140731-223142-81102603.jpg

2 comments on “USA TRIP 1 : Persiapan dan New York

  1. mrscat
    August 1, 2014

    Welcome back home…asyik ya liburannya. Tapi seperti yg kamu tulis, NYC itu ngga bikin kepengen balik, karena ya itu tadi semrawut dan kotor. Sekali trip kalo udah liat semua, selesai.

    • fanhar
      August 1, 2014

      iya bener banget nov.. it’s like.. been here done that.. ciao!
      hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 31, 2014 by in bla bla bla, jalan-jalan.

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

%d bloggers like this: