Four Seasons In Belgium

by fanny hartanti

Filosofi Skin Care

Mungkin karena umur yang semakin menua.
Mungkin karena saya baru berulang tahun.
Mungkin karena dari kecil saya sudah sering dan selalu senang melihat mama dan tante-tante saya melakukan perawatan wajah.
Mungkin karena genk whatsapp dan pesan-pesan pribadi satu oknum yang rajin banget ngeracunin saya tentang produk-produk skin care yang lagi heits. (well, to be fair kita sama-sama doyan saling meracuni sih, hehehe).
Mungkin juga karena saya emang dasarnya genit…..
….yang jelas akhir-akhir ini , i became a skin care junkie.

You dont want to know how much money and time I actually spent to search, buy, try new skin care products in the hope that I will get ‘kulit mulus sekinclong bintang korea’.

Call me vain, but let me first explain…🙂

To me, buying skin care products is like buying a hope in a jar (or tube, or spray.. you name it).
Kamu gak bakal beli krim yang menjanjikan kulit wajah lebih cerah kalau kamu gak yakin sedikitpun dengan kemujarabannya. You buy because you want it to work. You have hope. And it’s good to still have some hopes. To not let yourself go and become ‘wanita berdaster kumal dan berwajah suram’🙂

Bagi saya, membeli produk perawatan itu bentuk kita bersyukur dan menyayangi diri sendiri.
One thing I always remind myself: NEVER TAKE THINGS FOR GRANTED!
Kalau punya temen dan keluarga yang baik, ya sayangi mereka.
Kalau punya kerjaan yang bagus, ya kerja yang rajin jangan sampai dipecat.
Kalau punya sedikit duit, investasiin yang bener.
Kalau punya badan yang sehat, terus berolahraga dan jaga pola makan.
Begitu juga dengan kulit. Rawatlah baik-baik. Sedari muda.

Suatu hari, saya pernah jalan-jalan ama seorang teman yang sudah lebih berumur dari saya. Sewaktu saya mampir ke sebuah toko untuk membeli krim tabir surya, dia bertanya “memangnya kamu mau pergi liburan? “.
Saya jawab, “nggak, ini untuk pemakaian sehari-hari kok”.
Dia pun berkomentar, “wah kamu rajin amat. Saya mah gak pernah pake-pake gituan”.
Deep down inside, my b!tchy side smirked, ‘exactly. that’s why I need this cream so I wont have the same wrinkles you have in 10 years’.
#MaapinFannyTuhan… *bertanduk*😉

Lalu apakah pemakain segala macam krim, toner, masker, serum, lotion, exfoliator, menjamin saya bakal wrinkle free dan berkulit menis-menis macam gadis belia belasan tahun?
Tentu tidak.
May be it helps. Maybe it doesn’t.
But at least I know I tried (and it’s FUN!)
I know I don’t give up and I take good care of myself.
Menjaga apa yang udah diberikanNYA untuk saya.
Lagian, kalau pun it doesn’t work.. there will always be camera360 ahahahah
…or botox.. ahahahha!!!!

Eh tapi, rutinitas merawat kulit ini ternyata kalau dinikmatin jadinya seru juga loh.
Jadi semacam mini me time buat saya. 5-10 minutes twice a day sebelum memulai dan mengakhiri hari.

So how do I do it?
Well right now, I mostly based my skin care regime following Caroline Hiron’s advises (google aja ya blognya). Double cleanse, Double tone, serum, oil, eye cream, moisturizer lalu kalau pagi tambah SPF.
Tambahannya 2-3 kali seminggu pakai exfoliator. Dan kalau inget pake masker sesekali🙂

Here’s my daily regime.

Morning

20140228-213023.jpg

Cuci muka pakai Purity (Philosophy). Cleanser dioleskan ke muka kering dengan tangan kering.
Lalu dilap dengan waslap (washcloth) yang udah dibasahi air hangat. Sambil digosok-gosok pelan as mini scrubbing. Abis gitu baru dibasuh air.

Setelah cuci muka, saya pakai glycolic toner dari Mario Badescu. Gunanya buat exfoliate.

Disambung pake SKII Facial Treatment Essence

Lalu serum Enlighten Me dari Ole Henriksen

Lalu Rosehip Oil Antioxidant+ dari Trilogy.

Lalu Moisturizer (ganti ganti between Elizabeth Arden 8 hrs, Trilogy or Ole Henriksen)

Lalu Kiehl’s Ultra Light Daily UV Defense SPF50

Lalu make up, kalau mau🙂

Kesannya banyak banget dan pasti mikir berapa lama waktu yang saya butuhkan buat siap-siap ngantor tiap pagi?
20-30 menit aja dong udah termasuk pake baju dan sisiran dan pakai sepatu dan pakai coat dan ribet nyari kunci mobil sambil ngacir ke luar…🙂

Night

20140228-213120.jpg

Malam hari, biasanya jenis skin care yang saya pakai sedikit bervariasi.

Yang pasti double cleanse dengan cleansing oil Hadalabo lalu Purity cleanser.
Kadang triple cleanse pake Bioderma, atau Scrub Alpha H atau Purity dengan clarisonic.
Tapi mostly saya pakai waslap dibanding clarisonic.

Most nights, setelah ngebersihin muka, saya terusin dengan perawatan seperti pagi hari:
Toner, SK II, serum (ole atau ANR Estee Lauder), rosehip oil, eye cream dan moisturizer tanpa SPF.

Extras

20140228-213218.jpg

2-3 kali seminggu, saya cuma pakai Liquid Gold dari Alpha -H

Kadang-kadang juga pakai Origins Drink Up Intensieve overnight mask yang baunya juara… Rasanya heppiiiii dan relaxxxx deh kalau ngolesin muka sambil di massage pelan.

Lalu apakah ada perubahan?
Well, semenjak rajin emang berasa sih kulit wajah terasa lebih sehat dan lembab. Less break outs walaupun kadang masih ada jerawat yang kayaknya lebih dikarenakan hormones.

Mahal?
Relatif sih.
Lagi-lagi mengutip caroline hirons my skin care hero ”kamu cuma punya kulit muka 1, kan?”
Jadi ya gak papalah keluar uang sedikit! Yuk mari kita keluarkan kata andalan kita: INVESTASI.
Tapi ya gak usah sampai ngorbanin jatah tabungan pendidikan anak demi kulit mulus. Banyak kok skin care products yang terjangkau. Atau coba liat kulkas dan dapur deh! Virgin olive oil, avocado oil, buah-buahan… Bisa dipakai merawat kulit. Malah, produk natural dan organik justru lagi heits banget di kancah dunia kecantikan.
So, stop making excuses, ladies!!! :p

Buat saya menjaga kulit sama seperti berolah raga dan menjalankan pola makan sehat.
Semuanya dalam rangka menyayangi diri sendiri, menjaga dan mensyukuri pemberian Tuhan dan gak menyia-nyiakan kesehatan dan masa muda kita.

Satu yang saya sesali, i should have started earlier🙂
Satu yang saya harap, semoga saya tetep rajin dan disiplin dan gak mood-moodan atau bosenan.

Makanya, bersyukur banget deh ada temen-temen di mama ayu yang hobi ngingetin termasuk ngeracunin buat beli produk skin care. Ahahah

Buat saya yang suka angot-angotan begini, support group tuh emang berasa banget bikin semangat untuk terus menjaga diri. Bersukur saya punya banyak temen yang rajin ngingetin saya buat ‘jaga diri’ mulai dari olah raga sampai ‘bergenit-genit’!🙂

Kalau kamu gimana?
Share dong rutinitas dan produk skin care andalan kalian….

Trimikisiiiii🙂

4 comments on “Filosofi Skin Care

  1. dhira rahman
    March 1, 2014

    I loove skincare!!!
    Sebelom beli aku selalu baca berkali kali dari berbagai sumber, ya dalam rangka ogah rugi itu hahaha…
    O iyaaa.. suamiku suka juga aku bersih2in mukanya naah karena dia ikut make biasanya dia mau ikut beliin hahaha

    • fanhar
      March 2, 2014

      samaaa! biasa gue baca reviewnya di make up alley. kalau sekarang gue rajin mantengin blognya caroline hirons dan beauty gurus di youtube ahahah

      lo pake apa aja dhir? share dong.
      ih enak ya suami lo juga suka suami gue gak doyan.. pernah dibeliin moisturizer aja gak dipake😦

      • dhira rahman
        March 2, 2014

        Ntaaaar aku share!
        Dia suka KALO dipakein fan.. klo gak yaaa gak make juga.. jadi dia make mah sampe tahap cleansing aja.. suka pake scurb ama maskeran juga kan aku yang makein hahaha

  2. Pingback: Skincare for my face | Keluarga Rahman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 28, 2014 by in bla bla bla, Review.

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

%d bloggers like this: