Four Seasons In Belgium

by fanny hartanti

Karang Taruna

Saya sering banget ya cerita kalau Al ikutan Karang Taruna (KT), trus banyak banget (jutaan pembaca!) yang nanya kayak gimana sih KT di Belgia itu?

Nah makanya sekarang saya cerita ya…

Well, yang pertama-tama, sudah tentu namanya bukan Karang Taruna, tapi c h i r o. Hihi. cuma di blog dan socmed aja saya suka nyebut karang taruna (KT)
Jadi, di Belgia ini, memang ada beberapa organisasi pemuda seperti scout (pramuka), c h i r o dan K L J (yang saya tau) dan Al memilih ikut KT.
Alasannya, karena kebetulan banyak temen-temen sekolahnya ikut KT ini dan emang deket rumah/sekolah.. Jadi yah, sok lah.

Pada dasarnya KT ini terihat cuma seperti anak-anak ngumpul-ngumpul doang setiap hari Minggu jam 14-17 (kesempatan buat mama papa pacaran yaayyyy).
Tapi sebenernya nggak hanya itu karena anak belajar berorganisasi juga. Jadi di KT ini ada kelas yang diasuh sama kakak Pembina.
Anak kelas 1 di gabung satu kelas sama kelas 2, Anak kelas 3 digabung sama kelas 4 dst. Lalu masing-masing bagian, diasuh sama 2-3 kakak pembina (biasanya anak SMA sampai kuliah).
Terus mereka juga punya struktur organisasi macam Ketua, dsb. Jadi suatu hari nanti, gantian neng Al yang jadi kakak pembina atau anggota inti KT.

Terus, ngapain aja ngumpul saban hari Minggu?
BER-MA-IN.
Yup, basically mereka cuma main doing di lapangan atau di kelas-kelas yang disediakan buat mereka.
Makanya kadang si Neng kalau pulang KT itu dekil atau belepetan cat. Pernah basah kuyup! Hahahaha
Kalau cuaca cerah, mereka main di lapangan. Kalau cuaca jelek mereka bikin prakarya di dalem kelas, atau pernah juga nonton DVD doang rame-rame.
Lokasi KT alyssa itu deket banget dengan gedung sekolahnya, lapangan luas dan gym (masih satu komplek). KT juga punya ruang-ruang kelas khusus untuk KT.

Jadi kerjaannya KT maen-maen doang ?
Ya nggak juga…
Semakin besar, mereka semakin belajar tentang organisasi dan pastinya tanggung jawab ya.. karena kan mesti ngasuh adik-adiknya yang lebih kecil.
Mereka juga mesti ngumpulin dana, bikin kegiatan extra macem pesta dansa, summer camp, weekend camp (kemping 2 malem buat anak-anak kelas 1 dan 2 untuk membiasakan diri sebelum ikut summer camp), membuat buletin bulanan, dsb.
Salah satu cara ngumpulin dana adalah dengan berjualan barang -barang macam bolpen dan gantungan kunci atau snacks macam wafel dan chocolates door to door.

Inget banget, waktu Al masih kelas satu, saya pernah ngeliat dia berjalan terseok-seok di tengah musim dingin penuh salju buat ikutan jualan wafel sama temen-temen dan kakak-kakak pembina keliling kampung ahahaha. Melas banget liatnya, udah paling kecil, jalan paling belakang, kedinginan,hihihi. Gak papa ya neng, biar tough kamu. Salju doang mah gak masyalahhh ya kan??

The biggest event of the year buat KT, saya rasa adalah saat summer camp.
Jadi setiap bulan Agustus mereka menyelenggarakan kemping 10 hari (khusus untuk anak kelas 1 dan 2 hanya 7 hari karena mereka berangkat belakangan).
Tentunya ada pihak ortu yang ikut (5 orang) yang biasanya bertugas sebagai pengawas sekaligus juru masak, tapi mostly semua diadakan dan diatur oleh anak-anak dan kakak-kakak Pembina.
Pas saya ngejemput Alyssa kemaren, kebayang aja gimana ribetnya persiapan. Mulai dari sewa bus, sewa truk buat ngangkut barang-barang, sampai bawa mesin cuci, pengering, kulkas dan freezer ke lokasi haha!
Iya, soalnya kan kemping ini biasa nginep di kastil tua atau sekolahan yang tentunya gak ada fasilitas macem-macem..
Kalau ibu mertua saya bilang, jaman dulu ikut KT dia malah disuruh nginep di kandang ayam… mhuahahahaha.

Trus, kalau Summer Camp ngapain ajah?
Well, jujur saya gak tau detilnya karena gak pernah ngalemin sendiri.
Tahun lalu, Al pertama kalinya ikut summer camp. Karena dia masih kelas 2 SD, dia cuma ikut yang 7 hari, gak full 10 hari seperti tahun ini. Jadi, anak yang lebih besar berangkat duluan pakai bis, lalu 3 hari kemudian, anak kelas 1 dan 2 nyusul, dianter mama papanya.
Lumayan juga, jadi waktu itu saya dan Jo dan ortu lain bisa ngeliat sendiri suasana perkemahan. Ya namanya baru pertama kali ngelepas anak yah.. kan jadi agak tenang kalau tahu gimana lokasi dan kondisi tempat nginep. Oya, sebelum hari H-nya, kami udah dikasih daftaar barang bawaan dan semuanya diangkut ke lokasi sebelum hari-H. jadi pas saat kami sampai, kamar untuk anak-anak udah disiapin. Kasur angin, kantung tidur, bahkan dekorasi kamar yang meriah pun udah siap.
Untuk anak kelas 1-2 ini, menurut cerita kakak pembina masih banyak yang nangis kangen mama papa kalau malem, bahkan kadang mereka ngompol. Tapi yah gak papa, itu wajar. sama kakak-kakak, kasur dan kantung tidur mereka akan dibersihkan dan dihibur sampai tangisnya reda.. Jadi gak ada tuh yang namanya acara bentak-bentakan atau apa. Lagian kalau ada ya saya rasa gak bakal mau ikut lah anak-anak itu. .. hahaha

Tahun ini, Alyssa udah ikut summer camp secara penuh, 10 hari. Dia naik bis ke lokasi bukannya diantar seperti sebelumnya. Jadi kali ini saya dan Jo gak tau dan punya bayangan gimana suasana dia nginep. Baru setelah dapet surat pertama alyssa, kalau dia nginep di bangunan sekolah dan stalking lewat google streets map, saya jadi punya sedikit bayangan..

Lalu apa saja yang anak-anak lakukan pas kemping ? well, kalau liat dari daftar barang bawaan yang dibawa, kayaknya banyak banget aktifitas yang seru macem pesta kostum (tahun lalu indian, dan tahun ini polisi), gala pesta dansa (bawa baju princess), berenang, main cat, main lumpur, dan sebagainya.
Asyik banget kan keliatannya ? hihihi

Ini ada beberapa foto yg saya colong dr fb-nya karang taruna:

karangtaruna

karangtaruna5

karangtaruna3

karangtaruna4

6 comments on “Karang Taruna

  1. dhira rahman
    September 8, 2013

    Astagaaa menyenangkan banget kegiatan karang tarunanya! Coba neng Al temen2nya diajakin bikin lomba kayak karang taruna di indo hihihi… again yah.. kenapa disini gak ada kegiatan seseru ini dan kebersamaan seakrab ini?!

    • fanhar
      September 9, 2013

      Iya dhir, menurut gue yurep itu malah kayak indo jaman dulu. Masih suka ada acara2 kampung macam cerdas cermat, lomba bulu tangkis, karang taruna, pasar malam… Pokoknya segala sesuatu yang jarang dijumpain di jakarta atau kalaupun ada pasti gak bakal dilirik ama golongan menengah ke atas deh.
      Sayang banget yahhh

      • dhira rahman
        September 10, 2013

        Iya!!
        Anak2 kota di Indonesianini generasi Z banget yah

  2. Pingback: On fire | Four Seasons In Belgium

  3. Pingback: Summer Camp | Four Seasons In Belgium

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 7, 2013 by in In Belgium, motherhood.

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

%d bloggers like this: