Four Seasons In Belgium

by fanny hartanti

Cologne, Germany

Cologne, Köln atau Keulen adalah kota terbesar keempat di Jerman, dan juga terkenal sebagai kota parfum beken ‘eau de cologne’ (water of cologne) 4711.

Saya dan Jo memutuskan untuk jalan-jalan ke sana (long) weekend kemarin untuk merayakan ultah perkawinan kami (yang sebenernya masih minggu depan). Pinginnya sih berdua aja seperti tahun kemarin saat kita nginep semalam di Ghent, tapi apa daya, kali ini ada yang ngintil. Lagian, si papa Jo nggak mau ‘berpisah’ dari ‘yayang’nya lebih dari 24 jam. So, off we went, the three of us, from Saturday to Monday.

Saturday

Kita berangkat naik kereta ICE dari Brussel. Dapet tiket murah meriah,🙂 (makanya kita memutuskan untuk pergi ke Cologne, yah karena dapet tiket murmer begini! Hoho, tapi gak nyesel kok, sumpah,it is worth the visit!). Brussel-Cologne ditempuh sekitar 2 jam-an saja, so kita sampai jam 14.15 di central station Cologne yang lumayan besar, dan  rameeee banget. Setelah mengambil kunci apartemen dan mendapat sedikit informasi dari pengelola, kami jalan-jalan melewati Cologne Cathedral (piece de resistance-nya kota ini), Ludwig Museum, terus jalan kaki menyusuri sungai Rheine sampai ke apartemen. Begitu check-in kita puas banget dengan kondisi apartemen kita, price-quality highly recommended lah! Dan kalau kata alyssa ‘harum sekali’ hehe. Memang apartemen-nya bersiiih banget..

The best thing about our place is, dekeeeet banget sama Chocolate museum (bukan tepat di atasnya seperti yang saya kira sebelumnya, tapi tetep deket banget).

Setelah istirahat sebentar, saya dan neng langsung berkunjung ke sana, sementara papa yang lagi nggak enak badan tinggal di apartemen untuk istirahat sebentar.

Actually I’m not really into museums.. tapi kalau namanya coklat museum, yah jelas beda dong… hehe. Di dalem museum kita belajar segala macam tentang coklat, mulai dari negara penghasil cacao, sampai cara pembuatan coklat. Malah, emang beneran ada produksi coklat di dalamnya. Senang deh liat alyssa begitu intens ngeliatin mesin-mesin bekerja mencetak coklat. The highlight of this museum is the ‘cacao tree’.. di mana coklat cair meleleh dari atas ke bawah, terus ada pegawai museum membagikan wafer dengan lelehan coklat dari ‘pohon coklat’ tadi ke pengunjung. Alyssa sampai ngantri 3 kali. Malu-maluin deh… itu mbaknya sampai apal gitu… hehehe

Oya, highlight satu lagi adalah grand café di tempat yang sama dan sumpah ngeliat kue-kue coklatnya, saya ngiler abis… Oh, terus ada lagi highlight lain (yaelah banyak amat highlightnya), toko di museum yang menjual berbagai macam coklat dengan bentuk yang aneh-aneh. Bisa kalap deh pokoknya!

Kesan saya tentang museum ini, err.. baunya enak banget … (iyalah, jelas2 mereka produksi coklat) .Terus arsitekturnya keren, perpaduan antara banguan tua dan moderen dengan kaca-kaca besar sehingga kita bisa lihat pemandangan indah sungai Rhine..

Pulang dari Chocolate museum, kami dinner bareng di apartemen, terus bertiga kita jalan-jalan di pesisir sungai dan duduk-duduk di kafe menikmati malam. It was nice!

Sunday

Ternyata hari ini ada Köln Marathon, pantesan rame banget! Kita rada bingung mau kemana dulu, rencananya mau naik bus turis hop on/off (hobi saya kalau lagi jjs, naik bus turis.. hehe.. jo was not amused!) – tapi karena marathon, banyak jalan ditutup dan gak boleh dilewatin mobil. Akhirnya kita memutuskan untuk ikut boat trip (salah satu hobi saya juga). So jadilah kita memandangi keindahan arsitektur Koln sepanjang sungai, yang sumpah keren (emang dasarnya saya hobi naek kapal, jadi apa juga keren deh kalau diliat dari atas kapal). Setelah itu, atas usul Jo, kita jalan-jalan ke daerah ‘gaul’ Koln dan pertokoan, tapi karena hari minggu, toko-toko pada tutup (pinter banget dah laki gue, ngajak ke sininya pas tutup!). Kita juga liat the famous 4711 building, tempat pertama diproduksinya minyak sinyong nyong 4711!

Setelah itu kita naik metro ke dekat kebun binatang Koln, tapi kita nggak mampir ke sana (atas dasar prinsip saya, pantang ‘membuang waktu’ ke kebun binatang saat sedang ber-city trips karena pada dasarnya semua monyet, mau di jerman, belgie, singapore, sama saja!). Instead, kita naik cable-car menyebrangi sungai Rhine ke sisi Koln yang lain. Kocaknya, cable car yang kita naikin itu melintasi sebuah spa yang saat itu ramai pengunjung. Dan banyak orang bugil yang lagi asyik berenang dan berjemur. Alyssa kesenangan liat ‘pantat telanjang’ di mana-mana… hahaha. But the view from up there was really beautiful, not the ‘sauna’ part of course🙂
Turun dari Cable Car, kami bermain di taman yang katanya ‘the most beautiful park in German (voted in 2007)’. Alyssa seneng main panjat2an dan naik kereta minikeliling taman, sementara papa bobo-boboan di bangku taman. It was surprisingly hot that day. The sun shone, and it was a really beautiful day!

Pulangnya, kita kecapekan parah, setelah jalan-jalan keliling kota (beneran jalan kaki – except the metro part!!). Pengennya cuci kaki langsung bobo, tapi sayang dong melewatkan malam terakhir gitu aja. So we took a shower, rested a bit, trus jalan lagi ke café dekat sungai buat makan malam.

Di sini saya dikerjain Alyssa…check this out (point terakhir).

Setelah kenyang, kami pulang lagi lewat pinggir sungai.. we stopped for a while. Just the three of us, watching the river and the stunning bridges while hugging eachother.

I was speechless. That, is one of the most wonderful moments I will always cherish…

Monday

Our last day… hiks. Setelah sarapan di apartemen (I made omelet and grilled-cheese sandwich) kita nitipin koper kita di central station (eur 5 /24 hrs) trus naik kereta-turis, keliling kota! Sempet berhenti sebentar di kebun bunga (Flora Koln), terus nyesel kenapa kita gak berhenti di sculpture park instead (karena gak tau dan begitu tau udah kelewatan)… Setelah itu kita jalan-jalan di daerah pertokoan dan makan Japanesse Food. I ate sushi, Al ate bento (rice + chicken – disupain Jo yang ternyata gape juga nyuapin pake sumpit!), dan Jo gak makan apa-apa karena masih kekenyangan sarapan tadi. Habis gitu kita pulang deh ke Belgium naik ICE train lagi…

Di kereta menuju rumah, Alyssa tiba-tiba minta telpon oma. Kemudian dia asyik ngobrol dengan omanya, dan tiba-tiba, ‘oke oma, sampai nanti yah!’

Huh, saya dan Jo bingung, ‘sampai nanti’, apa maksudnya? Perasaan kita gak bikin rencana buat ke rumah oma…pas di tanya, alyssa dengan santainya bilang, ‘iya kita makan malam di rumah oma, oma punya bakmi’.. eh busyet, asyik-asyik aja dia ngatur! Hahaha… tapi lumayan deh, dapet makan malam gratis!! Makasih yah neng…!

3 comments on “Cologne, Germany

  1. Pingback: Dusseldorf | Four Seasons In Belgium

  2. Bielski
    December 4, 2014

    Di koln ada loh chinese food tapi lupa namanya hehe saking banyaknya orang indo yang mampir kesana sampe bisa bahasa indo si kokohnya hihihi

    • fanhar
      December 4, 2014

      oya? ih pas banget ih barusan aku liat youtube soal Koln, jadi keinget pengen ke Koln lagiiii. apalagi pas holiday season gini, pengen ke christmas market nya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 7, 2010 by in jalan-jalan.

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

%d bloggers like this: