Four Seasons In Belgium

by fanny hartanti

jatuh cinta sejuta rasanya

Pengumuman, saya lagi menye-menye.
Dan berhubung 3 bulan lagi adalah anniversary saya dan kangmas Jo (masih lama ya?), saya mo napak tilas. Eh itu kan istilahnya ya. Napak tilas? Salah yah?
Well anyway:

2001 : pertama kali saya di kirim ke Denmark untuk satu training kantor yang melibatkan banyak trainee dari manca negara. Disitulah saya ketemu cowok ini, di kenalin sama temen saya orang rusia. We talked all night. Saya, si cowok Russia, cowok ini, dan satu cowok Denmark. Nothing special. Beneran. Suer. Sumpah. Gak boong.
Di malam terakhir, ada dinner party. Cowok ini asked me to be his date. Saya terpaksa menyetujui, karena cowok yang saya incer, udah ngajak cewek lain. Damn.

2002 : saya dikirim lagi ke Denmark dan ketemu cowok ini lagi. Kita masih bertemen deket. Tapi ya itu, cuma temenan. Dia bawaiin saya coklat dari belgia, seperti yang dulu dia janjiin waktu acara dinner party setahun yang lalu. Oh wow, dia masih inget. But still nothing special. Kita bersahabat. That’s it.
2003, jan : lagi-lagi, kita ketemuan di Denmark. Masih tetap nggak ada apa-apa. Sampai suatu malam, kita ngegosip berdua ditemani vodka dari si cowok russia sahabat kami. We ended up kissing. I blamed the vodka. I felt stupid the next day. Tapi cowok ini, ngintilin terus. He was so sweet. I melted. We became ‘a couple’ but nothing serious.
2003 : pulang dari denmark, we stayed in touch, intensely. Telkomsel dapet untung banyak dari biaya telpon kita, i guess. I barely slept. Hari-hari gue isinya cuman untuk kerja, gaul dan kalau malem telponan sama cowok ini.

2003 Maret : Kita ketemu lagi di Bali. That’s when i realized that i was in love. Really, in love. Oh dear…

2003 Juni : ketemuan lagi di Denmark untuk training. Kali ini kita udah gak peduli itu para dosen ngomong apaan. Bodo amat. Kita ke sana cuma buat pacaran. That’s when cowok ini knelt down on his knee, asking me to be his wife. Ehm ehm..

2003 Agustus : gue ke belgia, di kenalin sama keluarganya. Then we went to Paris.
2003 Agust-Okt : gue di Jakarta jungkir balik mempersiapkan pernikahan kita. Bahkan wedding rings pun dibeli di 2 toko berbeda! Dia beli di Belgia, gua beli di Jakarta. Gara-gara nggak tau ukuran jari masing-masing.
2003 Oktober : cowok ini came to indonesia to marry me. Dia cuma bisa dateng 3 minggu-an, so semua urusan perijinan disiapkan dengan gila-gilaan. Birokrasi yang sangat menguji kesabaran. Gue jatuh sakit sesaat sesudah nikah sampai dirawat.

being a newly wed and all, cowok ini stayed in the hospital with me. Waktu malem hari suster nengokin, mereka terkejut mendapati ‘satu bule berkancut lagi tidur di ubin di samping tempat tidur gue’ (iya, cuma pake kancut doang, tidur di ubin lagi!!!) :)

2003 Oktober : dapet kado bulan madu di Malya Hotel, Bandung dari keluarga besarku. I think that’s where Alyssa was made🙂. But i’m not sure, you know, being a newlywed and all.🙂. Beberapa hari kemudian, cowok ini harus balik ke Belgia, tanpa saya karena dokumen saya belon kelar. hiks.
2003 November : saya nyusul cowok ini ke negaranya…. and we live happily ever after.. ahahaha.. i hope yah..

Kalau di pikir dan diinget-inget, absurd banget rasanya. It happened so fast… dan betapa nekadnya kita waktu itu. Tapi saat itu kita nggak pake mikir, cuma ngikutin gairah masa muda eh maksudnya ngikutin kata hati doang.

Luckily, kata hati kita nggak salah🙂

9 comments on “jatuh cinta sejuta rasanya

  1. e r y k a
    July 15, 2010

    hahahaa…gw mauu ngelamar dikantor lo yang lama, trus biar dikirim ke denmark,n cari date buat dinner party hauahuahaaa *ngayal*

  2. Meta
    July 15, 2010

    aww perjalanan cintanya singkat padat jelas! OMG deh cerita di rumah sakitnya, haha kepanasan ya doi?Happy pre-anniversary ya Fan…can't wait to hear (read) the anniversary story🙂

  3. Fanny
    July 15, 2010

    eryka: sok atuh. biasanya kalau udah lulus program posting di LN dulu.. hehe. gue begitu kelar langsung berenti dan kawin🙂 meta : nggak juga Met, orang ber-ac kamarnya. tapi dia emang kalau bobo cuma pake kancut🙂 lah gue pikir di bukan dirumah sendiri bakal beda.. tyt tetep aja dengan cueknya pake CD kebanggan. gak malu lagi pas suster datang, dia langsung berdiri dan ikut nemenin periksa! ahaha still with the kancut.

  4. Meta
    July 16, 2010

    LOL, kocak abis😀

  5. Asli lucu parah bagian berkancut itu :DHappy almost anniversary ya…🙂

  6. Fanny
    July 23, 2010

    hahaha! makasih ya Ty!!

  7. Astrid
    July 27, 2010

    huahahaha kocak fan! pertama kali mampir ke sini dan langsung termenye-menye dengan cerita loe dan "cowok itu" (aka cowok berkancut tidur di ubin). oiya, malya dah ganti nama jadi Padma. But still a romantic place anyway =)

  8. Fanny
    July 27, 2010

    haha, thanks Astrid.Eh itu hotel ganti nama mulu yah. dulu Chedi, trus Malya, trus Padma.tapi aku suka, kecil tapi cantik yah🙂

  9. Pingback: Mendadak Pulkam | Four Seasons In Belgium

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 14, 2010 by in love is in the air.

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

%d bloggers like this: