Four Seasons In Belgium

by fanny hartanti

Euro Disney

Kompleks Euro Disney terletak persis di dekat stasiun Marne La Valle, yang mengakomodasi kereta TGV, Eurostar dan RER, sehingga sangat mudah di akses dari downtown Paris, bandara Charles De Gaulle atau kota-kota di Europa lainnya.

Saya sendiri pergi dengan menggunakan TGV dari Brussels, directly to here. Hanya memakan waktu kurang dari dua jam.

Euro Disney is HUGE. Dibutuhkan minimal dua hari untuk menikmati semuanya. Ingat, minimal! Kalau bisa sediakanlah waktu at least 3 hari.

Area ini terdiri dari beberapa bagian. Dua taman hiburan (Disneyland Park dan Walt Disney Studio) , juga ada kompleks hiburan The Disney Village yang berupa tempat makan minum, area berbelanja dan cinema. Di Disney Village ini, juga terdapat danau buatan untuk bermain sepeda air. Restoran-restoran yang ada di kompleks ini antara lain Planet Holywood, Mc Donalds, Café Mickey (tempat makan dengan karakter Disney), Starbucks, dll.

Tak berapa jauh dari situ juga terdapat komplek hotel Disney. Rata-rata hotel disitu menawarkan paket kamar dan kunjungan ke euro disney. Mereka juga menyediakan shuttle bus gratis yang menghubungkan hotel mereka dengan Euro Disney. Untuk tamu yang menginap di Disney Hotels atau Disney Patner Hotels, mereka mendapatkan 2 extra magical hours, alias boleh datang sebelum jam buka resmi Disneyland Park. Itu artinya, less queuing time!

Disney offers magical, stunning attractions. It’s not easy not to feel happy and excited there. Terlalu luas, terlalu banyak yang bisa diceritakan, jadi saya memilih untuk menceritakan hal-hal yang saya, neng Alyssa dan Jo lakukan selama berada di sana.

Day 1
Kami tiba di stasiun sekitar pukul 14.30 dan langsung menuju hotel untuk istirahat sebentar dan meletakan koper. Sebenarnya stasiun Marne La Valley menyediakan fasilitas Disney Express. Jadi anda bisa meletakan barang bawaan anda di counter, lalu langsung pergi ke Disneyland. Koper anda akan diantar ke hotel, sehingga anda tidak perlu bolak-balik.

Untung kami masih sempat menyaksikan Once Upon a Dream Parade di Main Street USA. Semua ikut berdansa di jalan. Tua Muda Besar Kecil… Bahkan terjadang terlihat orang tua yang lebih heboh berjoget dan berteriak kegirangan saat berjumpa dengan karakter-karakter kesayangan mereka sementara anakya tenang-tenang saja!

Jam 18.30 kami janjian dengan keluarga Liz dan Celia untuk berjumpa di Café Mickey di Disney Village. Resto yang menyajikan makan lezat, plus karakter Disney yang bergantian menyapa kami di meja. Seru! Jangan heran kalau saat sedang menikmati dessert, tiba-tiba rambut anda diacak-acak oleh Goofy dari belakang!

Day 2
Kami sengaja datang lebih pagi untuk memanfaatkan the extra magical hour. Sayangnya, nggak semua atraksi dimainkan pada jam itu. Pertama kami pergi ke Fantasyland (Disneyland dibagi menjadi 5 area: Fantasyland (dengan tema princess dan negeri dongeng), Discoveryland (high tech and futuristic) , Adventureland (petualangan dan ekspolrasi) , Frontierland (ala wild wild west and cowboys thingy) dan MainStreet USA).

Fantasyland lebih cocok untuk anak-anak dibawah usia 6-7 tahun. Di sini ada Sleeping Beuty Castle, Rumah Snow White (naik perahu melihat kehidupan putih salju dan para kurcaci), Petualangan Pinokio, Terbang bersama PeterPan, komidi putar, It’s a small world (ala istana boneka di dufan tapi lebih terawat dan keren :)), dan lain-lain.

Setelah itu kami berkunjung ke Discoveryland dimana kami berperang dengan laser bersama Buzz Lightyear (seru, bahkan papa Jo pun senang!), dan ikut ke dalam space ship Star Tours. Kita juga kepingin ikut meluncur dalam roket Space Mountain, tapi sayang tinggi Alyssa belum memadai (min. 132 cm).

Kami lanjut ke Adventureland, dimana kami ikut berlayar bersama Pirates of the Caribbean dan bermain di Pirate’s beach. Sesudah itu kami menuju Frontierland. Alyssa loooooves the roller coaster Big Thunder Mountain. Kami sampai naik dua kali! Oya, kita juga naik perahu dan berlayar bersama Mark Twain.

Juga jangan lewatkan Disney Show Time Spectacular, di central plaza. Di sini Mickey dkk, asyik berdansa dan bernyanyi menghibur pengunjung.

Day 3
Ini hari terakhir kami di sini dan kami habiskan di Walt Disney Park. Taman ini di setting dengan tema fim-film ala Holywood. Kami menyaksikan Play House Disney live on stage, in French karena males menunggu yang English version show. Tapi Alyssa senang-senang aja kok! Setelah itu kami mengunjungi The Holywood Tower Hotel alias Tower of Terror. Terinspirasi dari cerita seram ala Twilight Zone, Hotel ini di desain sebagai hotel tua yang sudah rusak dan penuh hal-hal gaib! Kita diajak masuk ke dalam lift ‘tua’ yang bergerak naik melesak dengan cepat, tahu-tahu pintu lift terbuka dan kita bisa melihat pemandangan di sekitar dan melihat kebawah. Down, is so far away. Tiba-tiba pintu menutup dan Sroooooot… lift turun dengan cepat, as if we’re about to crash. Hey, that was something! Bahkan saya aja ngeri. Alyssa apalagi. But, we’re so proud of her. It was obvious that she’s scared but she remained calm. Good girl… But I must say it was a bit traumatic. Maybe we shouldn’t have taken her on that ride .

Kami juga mengunjungi Walt Disney of Animation, dimana kita melihat proses pembuatan the great disney cartoons. Potongan-potongan gambar the very best of Disney movies. You know, the classics ones waktu Bambi ditinggal mati ibunya, Simba menangisi kepergian ayahnya, atau the romantic sceens macam ciuman The Lady and The Tramps. Inget kan? All those magical moments. Membuat kita sadar Disney bukan cuma jago membuat kartun tapi hebat menggali emosi penonton. Di luar studio, ada tempat di mana si kecil bisa bereksperimen membuat ‘film katun’nya sendiri.

Tapi favorit kami di Walt Disney Studio adalah… Crush’s Coasters, yang diinspirasi dari film Finding Nemo. Ingat waktu kumpulan kura-kura berenang mengikuti arus deras ? Seperti itulah kira-kira. Kita naik kapal berbentuk kura-kura, masuk ke dalam bangunan dengan potongan-potongan gambar yang teriluminasi mendeskripsikan keadaan bawah laut… Lalu tiba-tiba semua gelap, hitam pekat dan kita meluncur dengan cepat di atas jet coaster. Terasa lebih ngeri karena sensasi gelap pekat itu, bikin kita menduga-duga, what will happen next. Me, Alyssa an Jo loooooveee it so much!!!

Waktu berjalan begitu cepat di Euro Disney. Nggak terasa kita sudah harus pulang padahal rasanya masih belum puas dan belum menikmati semua yang ditawarkan.

Here are our tips, to help you enjoy the parks more.

1. Hindari Juli dan Agustus (summer vacations), terlebih saat weekend. Karena selain panasnya will be unbearable, ngantrinya pasti gila-gilaan.

2. Gunakan peta dan timetable yang tersedia untuk merencanakan strategi 

3. Pakai alas kaki dan pakaian yang nyaman. Sendal jepit is the best. Untuk si kecil, siapkan baju ganti. Saat panas, jangan lupa bawa topi dan sunblock.

4. For the little princess, nggak ada salahnya pakai baju princess. Let their imagination go wild! Banyak baju dan kostum ditawarkan di pertokoan di kompleks, but of course they are pricey.

5. Kalau mau irit, bawa bekal makanan dan minuman dari luar. Di beberapa sudut, disediakan water fountain untuk minum gratis. Bahkan saya lihat banyak yang membawa botol mereka dan mengisinya di sana. Jangan malu di bilang nggak modal 

6. Gunakan Fast Pass untuk atraksi yang menyediakan fasilitas ini. Caranya masukan Tiket Disney anda ke mesin yang tersedia, anda akan mendapat tiket lain dengan penunjuk waktu, kapan anda harus balik lagi ke sana. Dengan Fast Pass, waktu mengantre dapat dipersingkat.

7. Jika tak membawa stroller sendiri, sewalah di sana. Harganya Eur 7,9 euro per hari. Tapi hati-hati stroller sewaan anda ‘dicuri’ orang. Nggak masalah sih, anda bisa segera mendapatkan gantinya.

8. Although it is located in France, or even paris for that matter, tapi petugas-petugas di sini sangat ramah, dengan bahasa Ingris yang memadai. Jadi jangan ragu untuk bertanya!

9. Reservasi di restoran dengan karakter. It is worth every $$$!!!

10. Disney menawarkan Baby Switch service. Jadi kalau mama/papa mau main atraksi dewasa, mereka bisa bergantian naik tanpa harus mengantri dua kali.

11. Jika anda berbelanja di sana sebelum jam 15.00, barang anda akan di antar gratis ke Disney Village atau hotel tempat anda menginap (tidak semua hotel, pls check first).

12. Menurut saya, saat paling tepat mengajak si kecil adalah antara umur 5-7 tahun. Umur segini, mereka sudah dapat menikmati banyak permainan, tapi masih begitu terpukau oleh the magical athmosphere yang ditawarkan oleh Disney. Banyak permainan dengan minimal tinggi badan 102 cm and up. But then again gak mesti juga. Seperti yang saya bilang di atas barusan, bahkan bapak-bapak aja seneng kok ke Disneyland! So there’s no such things as too old for disneyland!

2 comments on “Euro Disney

  1. Sitha
    July 3, 2010

    Waa… Estelle kekecilan yah… Dia ngefans berat tuh sama Mickey… huuhu… T_TAnak setahun, kira2 bisa enjoy dimana ya, Fan? Btw, tfs… ^_^

  2. Fanny
    July 4, 2010

    di fantasyland (DP) dan playhouse disney (wdsp).cuma emang sayang sih gue bilang kalau masih setahun. tapi toh si rara udah gedekan? jadi ajak aja. toh buat estelle gratiss!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 2, 2010 by in jalan-jalan.

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

%d bloggers like this: