Four Seasons In Belgium

by fanny hartanti

sexy,sexier,sexiest

Wanita itu melirik bayangan tubuhnya di depan kaca.
“Ih, gue gendut banget sih.” keluhnya pada teman di sebelahnya.
“Ah nggak lagi.” sahut sang teman. “Gendutan gue, liat nih, paha gue!” Dia menunjuk pahanya yang menurut gue keliatan baik-baik saja.
“Ih, itu sih nggak ada apa-apanya dibanding perut gue. Duh, buncit banget sih…”

Familiar dengan situasi macam begitu? Well, I am. I’ve been in the same situation. Sebagai si wanita A yang merasa pahanya gendut. Sebagai si Wanita B yang merasa perutnya buncit. Dan sebagai wanita C, yang cuma memperhatikan temannya si A dan si B saling beradu gendut, dan cuma berpikir dalam hati ‘Apanya sih yang gendut? Haduh, nggak ada yang gendut kok.. Yang lebih gendut tuh, gue. But even then, gue juga nggak ngerasa kalau gue itu overweight.

Hmm.. Kenapa sih cewek selalu merasa insecure dengan penampilannya?
Terlalu kurus. Terlalu gendut. Terlalu besar. Terlalu kecil. Terlalu hitam. Terlalu putih.
I guess it is normal to always want to look your best. Justru seharusnya setiap cewek (dan cowok) peduli dengan penampilan mereka. Itu adalah satu bentuk mereka menyayangi dan menghargai diri sendiri.
Nah pertanyaannya, what is normal?
Apakah normal, kalau mendambakan tubuh seseksi para model (which btw, i dont think some of them are sexy.. they’re just simply anorexic!)
Apakah normal kalau kita melakukan crash diet, atau skipping meals, atau minum pil2 nggak jelas cuma untuk mendapatkan bentuk tubuh kurus singset?
 How thin do you want to get?
what is ‘ideal’ anyway?
how far would you go?
And why?
Why do you wanna be that skinny?

 I’ve been on that road.
I’ve been measuring myself with the girls in the magazines, in the malls, everywhere.
Those skinnier, more beautiful girls than me. I’ve been comparing my self with my friends, my colleagues, everyone.

But now, i dont wanna go down that road anymore.

Karena gue pikir, you dont have to be so skinny to look attractive and sexy.
Somehow, after more than 30 years, I finally got the wisdom🙂 and the confidence… That i am enough.
Gue cuma mau hidup sehat. Jaga makanan. Olah raga.
Yeah, i dont wanna be fat and ugly. Tapi bukan berarti gue mau disuruh crash diet. Gak deh makasih. And o yeah, satu lagi. Gue nggak mau ngeluh gendut dan embel2 segala macem. Gak penting lah itu. Jadi kalau lo denger gue mulai berkeluh kesah soal badan gue, do remind me. Sikut gue, tampar bolak-balik, tegur gue!

Lets be healthy and strong and sexy, without suffering from lack of confidence atau kelaperan! I guess I’m lucky. Punya suami yang selalu menghibur kalau gue lagi ‘gendut’: ‘good, there is more of you to hold then..’ atau ‘dont be too skinny, only dogs love bones”.. ahahah… ok, gue udah mulai ngaco. the point is, selama kamu sehat kuat, dan nggak bener2 overweight, please please please be proud of your self. Love your body. Be confident. Love… yourself! next time ada orang yang muji kamu dan bilang kalau baju kamu sexy, bilang sama dia ‘makasih, but it’s not the dress, it’s just me’… hehehe.. i actually told everyone that! Dan kalau nggak ada orang yang muji kamu, go tell your self the same thing. That you are beautiful. And special. I mean it… go tell your self that. NOW!

6 comments on “sexy,sexier,sexiest

  1. Anonymous
    July 2, 2010

    Fanny thanks ya…kebuka juga pikiran gw…I am the one who always complaining about size of my body…since I came to belgium its really hard to loosing weight…remaining the food very unsupported for being skinny no more….Anyway keep writing schatteke…wait for Your next blog

  2. Fanny
    July 2, 2010

    dankjewel🙂

  3. Nina
    July 2, 2010

    yang penting sehat kalo buatku…pas lagi naek BB paling2 cuma ngurangin makanan berlemak aja kok..terlalu kurus juga gak bagus…malah di sini aku dibilang masih kurus sementara temen2 di Indo bilang aku gendut…nah lho mana yg bener dunk??anyway, tetep hepi dengan apa adanya diriku…

  4. Fanny
    July 2, 2010

    Nina, indeed. kalau di sini kita gak berasa segemuk kalau di jkt yah!!! ahahaha

  5. henny
    July 5, 2010

    Ada yang bilang kalo "cantik itu ngga dimensional"….jadi kita ngga harus kurus or berkulit putih or tinggi etc…I think inner beauty itu jauh lebih penting…gimana kita memperlakukan orang lain..

  6. Fanny
    July 6, 2010

    yup cantik tuh relatif. i agree..sayang banyak yang masih suka dengan stereotype..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 1, 2010 by in bla bla bla, thinking.

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

%d bloggers like this: