Four Seasons In Belgium

by fanny hartanti

De CRASH

Nope… It’s not about the movie.. Ceritanya begini.. Hari Rabu tgl 9 Okt kemarin (sehari sebelum ulang tahun pernikahan ke 4 gue dan jo), mobil kita ditabrak orang sampai hancur total. Mobil dinyatakan Total Loss, tapi Alhamdulilah kita (gue, jo dan Neng Al) yang ada di mobil selamet. Sehat walafiat (kecuali jo yang sedikit keseleo). Saat itu kita baru pulang dari dokter, dan lagi mau ke apotek. Karena apotek yang deket rumah tutup, jadilah kita pergi ke yang sedikit jauh. Lagi nunggu di lampu merah (mobil berhenti), tiba-tiba mobil kita dihantam dari belakang sampai nabrak mobil depan. Jadilah mobil kita kayak sandwich. Kepenyet ditengah-tengah. Kagetnya setengah mati… Neng Al sempet nangis sebentar, tapi untung dia nggak papa, habis itu cuek dan mainan lagi. Malah dia sempet ngualiahin ‘Meneer nakal yang nabrak mobil Alyssa’. Kata dia ‘Die meneer toch, kalau lampu melah kan halus belhenti, lampu ijo balu boleh jalan…’ Justru gue yang paling bete dengan kejadian ini. Rasanya marah, kesel, kaget, campur jadi satu. Ironisnya, justru mobil yang nabrak kita malah gak terlalu parah… (Iya lah, dia gak kegencet) Walaupun pihak asuransi ngegganti kerugian, tapi jumlahnya nggak sebanding dengan nilai mobil gue. Bayangin aja, mobil itu baru 1.5 tahun, dan baru dipake 17.000 km. Masih mulus lus… Belum lagi ditambah segala kerepotan dan kebeteaan kita… plus trauma.. plus kenyataan kalau itu mobil pertama yang kita beli bareng. Sediiih deh rasanya ngeliat itu mobil ancur begitu… Karena mobil dinyatakan total loss, maka kita harus cari mobil baru buat ganti PUPU (nama kesayangan gue buat si mobil). Jadilah setiap weekend ini kita pergi dari showroom ke showroom cari mobil baru. Sampai suatu hari, di satu showroom mobil, gue iseng-iseng liat citycar yang kecil banget, (model aygo gitu). Pas gue ngebuka bagasinya… Ya Allah, gue langsung merinding. Bagasinya itu kecil banget… Gue nggak kebayang kalau saat tabrakan, kita ada di dalam mobil itu… Gue langsung bersyukur banget, kita di mobil yang lebih gede, sehingga hantaman bisa keredam badan mobil… Soalnya Neng Al saat itu duduk di kursi belakang dicarseatnya. Saat itu juga segala kepahitan, kebetean dan kemarahan gue langsung ilang total. Gue cuma bersyukur bersyukur dan bersyukur… Yang ilang cuma materi. Milik gue yang paling berharga masih dilindungi Tuhan YME. It could have been worse… Dari dulu gue selalu percaya kalau everything happens for a reason. Gue yakin, ini cara Tuhan menjaga atau memperingati gue. Dan gue yakin banget, kalau di setiap cobaan yang datang, justru memperkuat hubungan gue sama Jo. Dan satu hal lagi, gue sekarang lebih serius dalam urusan keselametan. Nggak ada deh ceritanya Alyssa nggak duduk di carseat, biar jarak deket juga. Nggak ada ceritanya ngebut2an. Nggak ada ceritanya habis minum alkohol nyetir. Nggak ada ceritanya beli mobil yang standar keslamatannya dibawah 5 bintang. Pokoknya sekarang, gue jadi Mrs. Safety…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 27, 2007 by in bla bla bla, thinking.

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

%d bloggers like this: